STUDI TIRU PENANGANAN KASUS BERJEJARING KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN, RIFKA ANNISA HADIRKAN LEMBAGA LAYANAN DARI PAPUA DAN PAPUA SELATAN

Yogyakarta, DP3AKB Papua — Rifka Annisa Women’s Crisis Center menyelenggarakan kegiatan Studi Tiru Praktik Baik Penanganan Kasus Berjejaring Kekerasan terhadap Perempuan pada 16–20 Juni 2025 di Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta memperkuat layanan berjejaring antar lembaga dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan, khususnya di Provinsi Papua dan Papua Selatan.

Melalui program BERDAYA, dengan dukungan dari The Asia Foundation (TAF) dan Ministry of Foreign Affairs and Trade (MFAT), Rifka Annisa mengundang perwakilan dari berbagai institusi layanan—termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Papua,  DP3AKB Provinsi Papua Selatan, DP3AKB Kabupeten Merauke, LP3AP, LBH Apik, Yayasan Harapan, Vertenten Merauke, UPTD PPA Provinsi Papua dan UPTD PPA Kabupaten Merauke untuk mempelajari praktik baik yang telah diterapkan di Yogyakarta.

Selama 4 hari, peserta mengikuti berbagai sesi diskusi, kunjungan lapangan, dan berbagi pengalaman langsung dengan para pemangku kepentingan di Yogyakarta. Fokus utama kegiatan ini adalah pada komitmen pimpinan daerah yang di implemetasikan oleh lembaga – lembaga OPD penyedia layanan lintas provinsi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat mengadopsi dan menyesuaikan praktik-praktik baik yang ada di Yogyakarta untuk diterapkan di wilayah masing-masing. Penanganan kekerasan terhadap perempuan, anak dan disabilitas harus dilakukan secara komprehensif, terpadu, dan berbasis kebutuhan korban,” ujar perwakilan Rifka Annisa dalam sambutannya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi dan penguatan komitmen antar lembaga layanan di Papua dan Papua Selatan untuk membangun sistem perlindungan perempuan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

DP3AKB menyatakan kesiapannya untuk memodifikasi serta menerapkan sejumlah inovasi pelayanan yang relevan dengan kondisi di wilayahnya.


Share :