Foto : Foto Bersama Peserta Kegiatan dengar Pendapat

Perempuan Papua Pilar Utama Ketahanan Sosial, Budaya, dan Ekonomi

Jayapura, DP3AP2KB Papua - Perempuan Papua merupakan pilar utama dalam struktur sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Papua. Dalam kehidupan sehari-hari, perempuan asli Papua memegang peran penting sebagai pengasuh generasi penerus, penjaga nilai-nilai adat, pelaku ekonomi dalam keluarga, serta penggerak ketahanan sosial di tingkat komunitas.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua, Selvina Y. Imbiri, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Dengar Pendapat yang diselenggarakan oleh Majelis Rakyat Papua Pokja Perempuan bersama perempuan asli Papua.

Menurut Selvina, peran perempuan Papua tidak hanya terbatas dalam lingkup keluarga, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam menjaga keberlangsungan budaya serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Perempuan asli Papua menjadi penjaga nilai-nilai kearifan lokal sekaligus berperan aktif dalam menopang ekonomi keluarga.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2026 di Gedung Serba Guna Pusat Pembinaan dan Pengembangan Wanita (P3W) GKI di Tanah Papua, dengan melibatkan  anggota P3W GKI dari 8 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua. Forum ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi serta memperkuat komitmen bersama dalam mendorong perlindungan dan pemberdayaan perempuan asli Papua.

Selvina menegaskan pentingnya dukungan semua pihak untuk memastikan perempuan Papua mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang setara. Ia berharap melalui sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan organisasi perempuan, peran strategis perempuan Papua dapat terus diperkuat dalam pembangunan dan kehidupan bermasyarakat di Tanah Papua.


Share :